Posts

jagalah hati, 1-9-2017

بسم الله الرحمن الرحيم
"Jagalah  HatiMU"

Entah kenapa dipagi yang penuh berkah  ied ul adha 2017 di akmaliah ini shodronku bergemuruh,  dzikirku limbung seolah akan terlepas dan terkoyak busana syuhudku.
Kaki terasa lunglai  berharap pingsan lalu gugur  dihadapannya.

"jagalah hatimu",  fatwa belio

 tiada dinyana tiada ada dalam sangkaku, tangan kiri belio mengelus bagian kepala belakangku dan tangan kanan belio mengelus dadaku  dan bertanya apakah diriku sehat dan berfatwa kepadaku tuk menjaga hatiku.
lalu sekali lagi mengelus dadaku dan berkata,

"sudah, berkah!" 

Teringat masa lalu kurang lebih lima tahun yang lalu saat iedhul fitri  hanya berbeda fatwa dari belio agar aku bersabar.


الحمدلله




Image
NIAT
jika salik meyakini derajat ketiadaan wujudnya maka Allah meliputinya dengan keberadaan wujudNya. Tetapi jika ia mengingkari ketiadaanya maka sebenarnya ia telah binasa semua usaha dan ikhtiyarnya disisiNya.


sesungguhnya setiap yang bersifat lahir, bersifat bathin, yang awal dan yang akhir sejak dulu sekarang dan yang akan datang sudah AHAD. Di tauhidkan atau tidak ditauhidkan sudah Ahad. dimulyakan atau tidak dimulyakan sudah mulya.disucikan atau tidak disucikan sudah suci. 
"Yang wajib disucikan dari hadast besar syirik, mulahid (mendua) adalah kamu dan persangkaanmu kepada Allah dengan syuhud dan musyahadah" 

MESRA BERSAMA ALLAH

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ7 Juli 2009 pukul 23:24
 MESRA BERSAMA ALLAH  Di Syaghafaha HubbanOleh winarto Allah itu Indah dan menyukai keindahahan,  ketika Allah bercermin, Tampaklah keindahan yusuf, Memujilah Allah,Yusufpun memuji.

          Kubertanya pada Syaikh Mursyid, “ ya Syaikh, Alam semesta ini seperti cermin, benarkah?,Ya benar, “jika cermin ini pecah apa yang terjadi?’, Ahad!, Jawab Belio.
Hamba sesungguhnya hanyalah seperti bayang-bayang Allah didalam cermin.Ketika ia bersolek, Allah yang bersolek, ketika ia memuji, Allahlah yang memuji. 
Karena itu Allah mencintai hamba-hambaNya, seperti dia mencintai DiriNya sendiri, maka Allah tembuskan rasa keakuan kedalam diri hambaNya agar ia merasakan seperti yang Allah rasakan.
Allahpun sering terpesona terhadap diriNya sendiri, seperti saat Allah resapkan rasa CintaNya kedalam hati Zulaikha ( seorang istri pejabat pada kerajaan mesir tempo dulu) kepada Yusuf.Allah anugerahkan kepada Zulaikha hati yang penuh cinta, yang disebu…

Orang Tua Ruhaniah

RUH

Ada yang memandangNYA dari keesaan dzatNYA menuju kemajemukan Wujud.  Ia seperti mentari yang mencahayai ketakhinggaan mata hingga mereka melihat.  Ada yang memandangNYA dari kemajemukan wujud menuju keesaan DzatNYA.  Ia seperti seluruh mata yang melihat karena pancaran mentari.

 Orang Tua Ruhaniah seperti halnya Matahari dan anakanak ruhaniahnya adalah rumahrumah yang mendapatkan cahaya melalui jendelajendela sehingga menjadi terang dan hidup. semakin banyak jendela maka semakin banyak kemungkinan cahaya yang masuk. Semakin banyak cahaya yang masuk semakin bertambah energinya. Semakin banyak banyak cahaya yang meliputi rumah semakin tak terlihat sebagai rumah tetapi yang terlihat adalah cahayanya yang germerlap seperti bintang.
           Hati adalah rumah dan Mata hati adalah jendela rumahnya. semakin lebar jendelanya semakin luas pandangan matanya. semakin banyak jendelanya semakin berwarna warni dan banyak pula sudut pandangnya.

Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Ra…

Istawa Alal Arsy

Image
Allah Bersemayam Di Atas Arsy

Jika ada yang bertanya kenapa langit tidak runtuh walau tampa tiang?. 
Karena Allahlah tempat bergantung bagi segala sesuatu. Bahkan lapisan langit ketujuh yang disebut arsy Allah bergantung kepadaNya sehingga tidak menjadi runtuh.
Allah tidak bertempat sekalipun berada di atas arsy.  Tetapi Allah Adalah Tempat bergantung, Tempat bersandar,  Tempat berkeluh kesah bagi hambaNya.
Saya setuju dan klik artinya  tentram menetap didalam hati ketika mursyidku mengatakan bahwa yang dimaksud Istawa Alal Arsy adalah Allah Meliputi arsyNya meliputi langit dan bumi.
“Ingatlah bahwa sesungguhnya Dia Maha Meliputi segala sesuatu.” (Fushshilat 41:54)

Jika kita bermain logika, logikanyapun sederhana mudah diterima.

Dari Muawiyah bin Hakam As-Sulami -radhiyallahu ‘anhu- berkata: “Saya memiliki seorang budak wanita yang bekerja sebagai pengembala kambing di gunung Uhud dan Al-Jawwaniyyah (tempat dekat gunung Uhud). Suatu saat saya pernah memergoki seekor serigala telah memakan see…

KITAB

Apakah Rosulullah pernah menulis KITAB?.
Jawabnya "IYA" sebab belio layaknya "Pena"-NYA. dan Para sahabat adalah Kitab yang Hidup yang ditulis oleh Yang Hidup.
Engkau dan Aku selalu bermain Petak Umpet. Saat Aku dalam kegelapan Engkau adalah Cahaya yang memberi Aku "sign". Ku ikuti "Sign" dan Aku tenggelam dalam Cahaya. Engkau lari sembunyi dalam Gelap. Kata Engkau," Selagi masih ada Engkau dan Aku. Ruangan ini terasa Sesak".