Posts

Showing posts from June, 2010

Merasa Sempurna

MERASA SEMPURNA Merasa sempurna adalah penyakit akut yang menghentikan perjalanan hamba.  Kerinduan kepada Allah akan menyampaikannya pada hakikat kesempurnaan. Sebab Allah Rindu justru saat Dalam Kesendirian. Dan Allah selalu sendiri maka Diapun selalu Rindu

Bagaimana mungkin tetap dalam kemesraan jika tidak ada kerinduan. Lepasnya kemesraan lepas pula kerinduan jadilah terpisah dengan kekasih. Kerinduan adalah tanda satu dengan kekasih bukan tanda keterpisahan.Maka ketika Turun Ayat," Pada hari ini telah kusempurnakan untukmu agamamu,..dst (Almaidah ayat 4). Para sahabat gembira sedang Abu Bakar ra. Bersedih karena memahami ayat itu adalah kepergian NABI.

PENGETAHUAN DAN CINTA

PENGETAHUAN DAN CINTA Pengetahuan dan CINTA adalah minyaknya ikhlas yang menyalakan iman yang melahirkan amal perbuatan yang berbuah pada keselamatan. Ilmu tidak melahirkan Arogansi. CINTA tidak berbuah kemenduaan. Ikhlas tidak berbuah keraguan............ Cinta adalah bagian dari hasil proses penghambaan. Cinta sesungguhnya bila anugrah berujung ridha. Berenang dalam lautan khabirNya akan ada sentakan cinta, cinta yang dahsyat.(Ahmad Sukarti)
Cinta seperti awal dan akhir begitupun pengetahuan juga awal dan akhir. Setiap penghambaan jika diawali oleh keduanya maka akan berakhir pada keduanya. Ilmu dan amal seperti minyak dan air dan batas tak berantara minyak dan air itulah CINTA dan IMAN berbaur. Sedangkan keikhlasan meliputi seluruhnya yang efeknya menghilangkan keraguan.

TITIK NOL

TITIK NOL Dalam teori apapun tidak dikatakan SEIMBANG SELARAS IKHLAS jika tidak sampai pada titik NOL. Ketika memasuki medan Dzauqiyah yang dikatakan Titik Nol adalah terbukanya Wujud yang tak hingga. Saat lidah tercekat tak lagi mampu berkata," La ilaha ila Allah,".Kita melihat menara pissa begitu lama bertahan dan tidak roboh padahal miring. Itu semua karena menara itu sekarang pada TITIK NOL. Selama masih berada di TITIK N0L Ia tidak akan roboh. Jadi kemiringan tidak sama dengan ketidakseimbangan. Justru menjadi sebuah keunikan yang selaras. Kegilaan CINTA bukan selalu ketidakwarasan tetapi bisa jadi adalah puncak kesadaran.
Keikhlasan adalah saat dimana  diri tak mampu lagi Menilai, menyangka, menganalisa segala amal ibadah, perkataan, penglihatan, pendengaran dan segala yang datang dan yang hilang. Karena telah YAKIN segala sesuatu tidak ada yang sia sia. Semua akan menyampaikanya pada TITIK keseimbangan HIDUP.
Ketika telah masuk dalam titik nol dimana keseimbangan HIDUP …